Menciptakan lingkungan yang bersih merupakan idaman semua orang. Akan tetapi tidak mudah untuk menciptakan lingkungan agar terlihat bersih dan rapi sehingga nyaman untuk dilihat. Terkadang juga karena kesibukan dan berbagai alasan lain, kita kurang memperhatikan masalah kebersihan lingkungan di sekitar, terutama lingkungan rumah. Bagi yang mempunyai riwayat alergi tentunya memastikan lingkungan yang sehat dan bersih adalah hal penting untuk mencegah terjadinya alergi yang berulang. Hendaknya perhatikan tips-tips berikut jika bunda ingin menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan tentu bebas alergen bagi yang memiliki riwayat alergi.

 

Stop Merokok

Racun yang dikeluarkan oleh rokok ini akan berbaur dengan udara yang ada di sekitarnya, secara tidak langsung ini akan mempengaruhi  udara yang ada di sekitar orang yang merokok, dan kondisi ini juga secara tidak langsung sudah merusak alam. Untuk orang yang tidak merokok atau biasa dikenal dengan perokok pasif efeknya jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan perokok aktifnya.  Hal ini terjadi karena asap rokok yang terhembus di udara ataupun residunya yang menempel pada baju, sofa, gorden, mainan anak atau tempat-tempat lain di sekitar kita bisa saja terhisap. Jika sudah terhisap meskipun tanpa kita sadari tentu masalah kesehatan kita yang terancam termasuk kesehatan anak-anak.

Rutin mengganti sprei dan sarung bantal

Ketika kita sedang tidur maka kulit kita akan mengeluarkan sel-sel mati yang menempel pada sprei sebagai makanan yang menyuburkan kutu yang hidup di dalam kasur. Selain itu juga banyak kotoran yang menempel pada sprei dan sarung bantal/sarung gulingnya misalnya saja debu, keringat yang kita keluarkan ketika tidur, air liur, nanah, darah yang bila kebetulan ada luka dan bekas urin anak kecil, bahkan bekas makanan karena sering makan di tempat tidur. Sprei ini bisa jadi merupakan salah satu sumber penyakit yang perlu diwaspadai karena hal-hal di atas, semuanya merupakan resiko besar timbulnya bakteri atau kuman maupun kutu yang mengganggu kesehatan kita terlebih bagi sebagian orang yang sensitive atau alergi terhadap allergen seperti debu dan tungau.Usahakan mengganti alas tidur secara rutin minimal 1 minggu sekali jika kamar tidur tidak menggunakan AC  atau tidak lebih dari 2 minggu jika kamar tidur menggunakan AC

Bersihkan rumah secara teratur untuk menurunkan konsentrasi debu, jamur, dan bulu di rumah

Membersihkan rumah secara teratur merupakan hal yang sangat penting untuk diutamakan. Dengan kondisi yang bersih, maka otomatis rumah bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman. Kuman penyakit akan tumbuh jika lingkungan sekitar tidak bersih.

Kegiatan membersihkan rumah yang dapat dilakukak antara lain seperti mencuci piring, membereskan tempat tidur, mengepel dan menyapu lantai, membersihkan seluruh debu di rumah dengan menggunakan kain microfiber, kanebo ataupun vacum cleaner, membersihkan kamar mandi dengan menggunakan cairan pembersih khusus yang dapat membunuh kuman penyakit, Rapikan barang-barang pada kotak penyimpanan yang tepat dan terlihat rapi.

Hindari Penggunaan karpet (terutama di kamar bayi), jika terlanjur pakai rutin untuk bersihkan karpet setiap hari

Sama halnya dengan alas tidur (sprei, sarung bantal, sarung guling) karpet juga bisa menjadi sarang bakteri atau kuman-kuman yang terdapat pada sela-sela tenunan karpet . Untuk yang alergi debu, tungau memang sebaiknya tidak disarankan menggunakan karpet di kamar tidur dan jikapun ada penggunaan karpet  usahakan selalu dibersihkan setiap hari dengan vacum cleaner, atau kalau bisa jadwalkan waktu untuk menjemur karpet dibawah sinar matahari.

Pisahkan hewan peliharaan pada tempat-tempat yang ditentukan

Tidak semua orang memiliki hewan peliharaan, akan tetapi ada juga sebagian orang yang memelihara hewan piaraan di rumah. Untuk  mengurangi allergen ada baiknya jika hewan piaraan di sediakan rumah hewan/kandang di luar rumah. Selain itu, batasi kontak dengan hewan seperti memegang rambut atau bulu hewan. Jangan lupa juga untuk mencuci tangan sampai bersih setelah melakukan kontak dengan hewan peliharaan.