Kebanyakan orang pada umumnya menyukai cokelat mulai dari anak-anak sampai dewasa. Sayangnya sebagian orang tidak bisa mengkonsumsinya karena memiliki alergi atau memang intoleransi terhadap cokelat. Pada kondisi medis tertentu seperti Autism dan ADHD dan gangguan belajar sebaiknya memang menghindari konsumsi cokelat.

Berikut 3 faktor yang mungkin berpengaruh terhadap seseorang yang sensitive terhadap cokelat antara lain karena :

Buah cokelat berasal dari pohon yang menghasilkan buah bergetah

Buah bergetah yang menyebabkan alergi pada sebagian orang, akan tetapi hal ini tentu berkurang jika sudah diolah.

Campuran bahan lain yang ditambahkan pada cokelat yang menyebabkan alergi.

Ekstrak cokelat asli rasanya pahit dan untuk bisa dikonsumsi cokelat dibuat dari biji kakao yang di fermentasi, dipanggang kemudian digiling, dan ditambahkan dengan bahan-bahan lain seperti gluten, gandum, kedelai, jagung sirup, susu, kacang-kacangan atau buah-buahan sehingga dapat kita konsumsi atau sebagai bahan tambahan pembuat kue.

Kandungan bahan campuran dalam cokelat,

Seperti yang banyak orang tau bahwa pembuatan cokelat seringkali dicampur susu. Susu mengandung laktosa atau gula susu. Untuk sebagian orang tentu hal tersebut dapat menyebabkan masalah bagi yang alergi atau intoleransi laktosa

Gejala yang dapat mucul jika seseorang alergi terhadap cokelat antara lain sakit kepala, ruam kulit, wajah bengkak, sesak nafas atau masalah pernafasan, batuk, mengi, bersin-bersin, mata berair.