Berikut prinsip pemberian makanan pendamping ASI untuk si kecil, biasa dikenal dengan prinsip “AFATVAH”

A    :     Age            : diberikan saat bayi sudah berusia 6 bulan

F    :     Frequency : mulai dengan1-2x pemberian makan, tingkatkan bertahap. Usia 6-9bulan 2- 3 x makan + 1-2x cemilan, 9-12 bulan 3x makan + 2x cemilan

A    :     Amount     : awal MP-Asi berikan 2-3sdm dewasa per porsi, kemudian tingkatkan hingga 125 ml/porsi, kemudian 250ml/porsi

T    :     Texture      : awal MP-Asi berikan pure halus/bubur halus/lembut semi kental (bila sendok dibalik tidak tumpah), kemudian bertingkat menjadi bubur saring, cincang halus, dan diharapkan pada usia 1 tahun sudah bias mengkonsumsi makanan keluarga.

V    :     Variety            : berikan sumber karbohidrat, protein nabati, protein hewani, buah, sayur, dan sumber lemak/minyak tambahan atau yang biasa di kenal dengan menu 4 bintang.

A    :     Active        : berikan respon kepada anak dengan senyuman, kata-kata yang positif, memberikan makanan yang dapat ia pegang untuk merangsang kemauan makan anak

H    :     Hygiene     : siapkan MP-Asi secara higienis, bebas pathogen, tidak mengandung racun/bahan alami berbahaya, jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum menyiapkan, mengolah, sebelum memberikan makan dan setelah memberikan makan.

Tidak ada pantangan jenis makanan yang akan diberikan kecuali yang memiliki alergi. Untuk bayi yang terlahir dari keluarga yang sangat kuat dan jelas riwayat alerginya, AAP merekomendasikan menunda pemberian susu sapi hingga usia anak 1 tahun, telur hingga usia anak 2 tahun dan kacang tanah, kacang-kacangan, dan ikan hingga anak 3 tahun (AAP, 1998).

Kejadian alergi makanan terjadi pada sekitar 2 – 8% anak berumur kurang dari 3 tahun, tandanya biasanya langsung muncul dalam beberapa jam setelah anak makan.Gejala yang mungkin timbul antara lain gejala saluran pencernaan (diare, muntah, sakit perut), gejala saluran pernafasan (batuk, mengi, infeksi telinga), gejala di kulit (bercak merah atau gatal) dan gejala sistemik (syok anafilaksis hingga BB anak susah naik bahkan gagal tumbuh). Alergi juga bisa muncul lambat setelah 72 jam terpapar alergen, jadi setelah 3 hari baru muncul gejala alergi.