Alergi makanan adalah reaksi alergi yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh kita keliru merespons protein yang berasal dari makanan dan menganggapnya sebagai suatu ancaman. Salah satu reaksi alergi yang muncul bisa berupa rasa gatal dan ruam pada kulit atau masalah pada saluran pencernaan.

Sebelum terburu-buru memvonis bahwa kita alergi makanan ini ataupun si kecil alergi makanan itu dan sebagainya, sebaiknya kita melakukan Food Challenge Test untuk mengidentifikasi apakah benar kita alergi terhadap makanan tertentu.

Untuk melakukan food challenge test berikut langkah-langkahnya :

  • Stop sementara makanan yang dicurigai menimbulkan alergi (perhatikan 8 golongan makanan pencetus alergi), untuk reaksi alergi cepat bisa stop selama 2 minggu sedangkan untuk reaksi alergi lambat stop selama 1-2 bulan, perhatikan apakah gejala membaik/mereda setelah berhenti makanan yang di curigai tadi.
  • Setelah menghentikan sementara makanan yang di curigai tadi, kita coba lagi untuk di konsumsi sedikit demi sedikit makanan tersebut, apakah gejala/reaksi yang sama muncul kembali atau tidak.

Jika saat menghentikan makanan yang dicurigai menimbulkan alergi, gejala/reaksinya mereda kemungkinan benar alergi terhadap makanan tersebut tapi apabila saat menghentikan sementara makanan yang dicurigai, gejala/reaksi yang ada tidak membaik kemungkinan ada faktor penyebab lainnya.

Food challenge test ini dapat dilakukan di rumah jika reaksi alergi yang muncul tidak membahayakan nyawa (alergi ringan), namun jika alergi tergolong berat seperti reaksi alergi menyebabkan sesak nafas, anafilaksis jangan lakukan ini di rumah tetapi haru dibawah pengawasan ketat dokter/tenaga medis.