Jika bayi atau anak mengalami hidung tersumbat dan batuk berdahak anda bisa mencoba teknik tepukan yang dinamakan percussion. Caranya cukup mudah, pastikan bayi dalam posisi tengkurap dan letakkan bantal di bawah perut, pastikan bantal itu tidak terlalu tebal. Kemudian condongkan sedikit posisi bantal dengan kedudukan kepala bayi ke bawah dan kaki di atas, pastikan kaki tetap lurus.

Orang tua bisa membentuk telapak tangan  seperti cupping (lubang di tengah) dan gunakan kekuatan dari pergelangan tangan untuk menepuk perlahan di punggung atau dada bayi atau anak.

Tepukkan telapak tangan anda kurang lebih 15 menit dan berpindah posisi di kiri dan kanan tubuh bayi  atau anak. Tujuan menepuk-nepuk ini adalah memfasilitasi mengalirnya sekresi lendir dari saluran paru yg sempit ke saluran paru yg lebih besar. Reaksi yang biasa timbul pada bayi atau anak anda akan terbatuk-batuk dan terkadang muntah sekresi lendir. Jika sekresi lendir tertelan bayi atau anak, hal itu tidak apa-apa, karena sekresi lendir tetap keluar dari paru dan masuk ke saluran pencernaan selanjutnya akan dikeluarkan lewat kotoran

Kalau di rumah ada sinar infra merah, sebelum dilakukan fisioterapi bisa disinari dulu dengan alat itu, adapun fungsi sinar infra merah untuk memberikan efek relaksasi pada otot pernafasan, sehingga bayi atau anak anda akan lebih nyaman untuk dilakukan fisioterapi dada. Kalaupun tidak ada, anda bisa menggunakan sinar matahari pagi sembari melakukan fisioterapi dada sederhana. Tindakan fisioterapi yang sederhana itu diharapkan menjadi tindakan preventif agar tidak bertambah sakitnya.