Sistem imunitas tubuh merupakan sistem pertahanan manusia sebagai perlindungan terhadap infeksi dari makromolekul asing atau serangan organisme, termasuk virus, bakteri, protozoa dan parasit. Cara termudah untuk meningkatkan sistem imun adalah rutin berolahraga dan menjaga asupan nutrisi. Ada 6 macam Vitamin secara umum yang berpengaruh terhadap sistem pertahanan tubuh kita yakni sebagai berikut :

Vitamin A

Vitamin A sangat penting untuk sistem daya tahan tubuh. Vitamin larut lemak ini dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dalam proses oksidasi akibat radikal bebas.Vitamin A pun dapat meningkatkan kerja sel darah putih, meningkatkan kekebalan terhadap infeksi dan karsinogen, serta menjaga kesehatan jaringan lunak, kulit dan membran mukosa yang menjadi sistem pertahanan terluar tubuh kita. Sementara itu, karotenoid dan beta karoten yang dapat dikonversi menjadi vitamin A juga memiliki manfaat unik bagi sistem imun. Misalnya saja likopen dan zeaxanthin yang dapat menurunkan risiko serangan kanker.

Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh kita. Cara kerjanya adalah dengan mengubah makanan menjadi energi dan bahan bakar agar fungsi organ dapat berjalan maksimal. Misalnya saja vitamin B6 yang penting bagi sistem imun. Defisiensi vitamin B6 dapat menurunkan respon sel darah putih dan menyebabkan penyusutan timus, kelenjar yang memproduksinya. Vitamin B12 bermanfaat dalam pembelahan dan perkembangan sel. Tanpa B12 yang cukup, sel darah putih tidak bisa matang dan bertambah banyak. B9 atau asam folat penting dalam perkembangan dan perawatan sistem imun.

Vitamin C

Vitamin C menjadi salah satu vitamin yang paling banyak dikaitkan dengan sistem imun. Vitamin larut air ini memang digunakan sel darah putih untuk melawan infeksi dan peradangan. Konsumsi vitamin C secara berkelanjutan juga dapat membantu tubuh mempercepat penyembuhan luka.

Vitamin D

Vitamin D sering dikenal karena manfaatnya untuk tulang, mungkin belum banyak orang tahu bahwa vitamin D juga dapat meningkatkan sistem imun. Sebagai kalsitriol, vitamin D dapat mengaktifkan sel T yang diperlukan untuk melawan penyakit sekaligus mencegahnya membunuh jaringan asli tubuh. Defisiensi vitamin D bahkan terkait dengan perkembangan gangguan autoimun.

Vitamin E

Vitamin E mampu mengikat radikal bebas yang terbentuk dari oksidasi dan menyebabkan kerusakan genetik serta kematian sel. Mencukupi kebutuhan vitamin E juga dapat melindungi liver dan ginjal dari berbagai masalah.

Vitamin K

Vitamin K diperlukan dalam proses pembekuan darah agar aliran darah tetap berfungsi normal setelah mengalami cedera. Namun tak hanya itu, vitamin K juga dapat melindungi tubuh dari penyakit liver dan kanker prostat. Vitamin K pun dapat mencegah penumpukan kalsium seperti diungkap oleh George Matelijan Foundation. Seperti diketahui, penumpukan kalsium dan senyawa lain pada arteri dapat menyebabkan artesklerosis atau pengapuran arteri yang memicu penyakit jantung

 

Sumber :webkesehatan.com